Selasa, 10 Mei 2011


Nama saya "Jeni wirdani" . saya lahir tanggal 10 Juni 1996 .. hehe :D masih muda kaaan? baby face gitu :D saya anak kedua nih dari 3 bersaudara .. kakak uda married , adek masih kecil . haha :D
dari TK sampai SMA sekarang saya masih aja dibilang BAWEL !! fitnah tauga? ngga terima :p
terus saya tuh orang yang paling gampang bersosialisasi ! haha (masa?) kata orang saya pinter ! eitssss nanti dulu .. pinternya pinter akting , pinter boong , pinter ngeles , hahahaha!! pokoknya ngga nyesel deh kenal sama saya ;D (woooo :p) ngeeek .. temen terbaik waktu TK namanya IKA , kalo SD namanya NOVIA , SMP mah banyaak :D tapi yang paling deket namanya UUN , eh pas SMA nggapunya temen!! (loh?) nggadeng :D haha .. temennya banyak .. wkwk
ah udah ah .. cape kalo diceritain satu-satu , haha ! sms aja sms :D

Senin, 07 Februari 2011

lagu untuk guru

teman sejati :)

Alangkah senangnya jika kita mempunyai teman yang setia di segala keadaan, baik di saat suka maupun di saat duka. Alangkah senangnya jika kita dapat berbagi apa yang kita rasakan. Alangkah senangnya jika ada orang yang mengerti kita. Dan itulah gunanya seorang teman.
Sebelumnya marilah kita merenung sejenak. Kita menginginkan mempunyai teman yang setia, yang dapat berbagi dengan kita, yang mengerti kita… Namun pertanyaannya, apakah kita sudah menjadi seperti itu?
Apakah kita sudah menjadi teman yang setia di segala keadaan? Sudahkah kita memberikan yang terbaik untuk teman kita? Maukah kita mengerti teman-teman kita?
Mari kita renungkan. Siapa yang akan memulai semua itu kalau bukan kita? Orang lainkah? Haruskah kita menunggu orang itu, jika kita dapat melakukannya?
Ingin mempunyai teman yang setia? Jadilah teman yang setia terlebih dahulu bagi teman anda. Ingin mempunyai teman yang mengerti anda? Jadilah teman yang mengerti mereka terlebih dahulu.
Jika dapat kita lakukan hari ini, lalu mengapa harus besok? Seorang teman sejati sulit dicari. Maka jadilah teman sejati bagi temanmu, maka kamu akan menemukan teman sejati itu.
Seorang teman sejati takkan lenyap karena waktu, takkan lenyap karena jarak, takkan lenyap walau kita berubah. Teman sejati selalu setia dan melakukan semua untuk kebaikan kita. Alangkah senangnya mempunyai teman seperti itu.
Apakah kita hanya mau menerima itu? Lantas siapa yang memberi jika semua orang berpikir seperti itu? Alangkah baiknya dan sudah seharusnya bagi kita untuk memberi.
Mungkin kita terpisah oleh ribuan mil lautan. Apa yang dapat kita lakukan bagi teman kita? Berdoalah bagi mereka.
Jadilah seorang teman sejati, maka kamu akan mendapatkan teman sejatimu. :D

10 keajaiban dunia

10 Keajaiban di Dunia

Keajaiban-keajaiban yang ada di dunia ini sangatlah banyak, baik yang berupa tempat-tempat bersejarah, benda-benda peninggalan sejarah ataupun segala sesuatu yang dianggap unik. Sehingga muncul beberapa istilah “7 Keajaiban Dunia” atau bahkan sekarang sudah mencapai “10 Keajaiban Dunia“.

Beberapa 10 Keajaiban di Dunia yang ada di bawah ini bukanlah merupakan “kepastian” bahwa hanya ini sajalah yang merupakan 10 Keajaiban Dunia, tapi beberapa tempat di bawah ini merupakan bagian dari beberapa keajaiban yang ada di dunia.


1.Chichen Itza
Merupakan peninggalan arkeologi suku Maya di Meksiko yang paling lengkap serta masih terawat dengan baik. Menurut buku budaya suku Maya dari Chilam Balam, kompleks candi ini dibangun antara tahun 502-522 Masehi. Suku Maya hanya menempatinya selama 200 tahun, kemudian mereka berpindah ke daerah pantai di Campeche. Itza merupakan titik sentral kompleks bangunan lainnya seperti Piramida Kukulcan, Candi Chac Mool, dan bangunan Seribu Tiang.


2. Christ The Redeemer
Atau Patung Kristus Penebus (bahasa Portugis: Cristo Redentor) adalah patung Yesus Kristus dengan gaya arsitektur Art Deco terbesar dan terdapat di Rio de Janeiro, Brasil. Patung memiliki tinggi 38 meter dan terletak di puncak dari Gunung Corcovado yang tingginya 710 m di Taman Nasional Hutan Tijuca, yang menghadap ke kota.







3. Colosseum
Adalah sebuah gedung pertunjukan yang besar/amphitheatre, terletak di Ibukota Negara Italia, Roma, bernama asli “Flavian Amphitheatre”, didirikan oleh Raja Vespasian dan terselesaikan oleh anaknya Titus. Ada yang berpendapat bahwa Colosseum dibuat pada tahun 79 SM. Asal nama Colosseum berasal dari sebuah patung setinggi 130 kaki atau 40 m yang bernama Colossus. Tempat ini di set untuk menampung 50.000 orang penonton.


4. Great Wall of China
Tembok Raksasa Cina atau Tembok Besar merupakan bangunan terpanjang yang pernah dibuat oleh manusia, terletak di Republik Rakyat Cina. Panjangnya adalah 6.400 kilometer (dari kawasan Sanhai Pass di timur hingga Lop Nur di sebelah barat) dan tingginya 8 meter dengan tujuan untuk mencegah serbuan bangsa Mongol dari Utara pada masa itu. Lebar bagian atasnya 5 m, sedangkan lebar bagian bawahnya 8 m. Setiap 180-270 m dibuat semacam menara pengintai. Tinggi menara pengintai tersebut 11-12 m. Untuk membuat tembok raksasa ini, diperlukan waktu ratusan tahun di zaman berbagai kaisar.


5. Machu Picchu
Machu Picchu (“Gunung Tua” dalam bahasa Quechua; sering juga disebut “Kota Inca yang hilang”) adalah sebuah lokasi reruntuhan Inca pra-Columbus yang terletak di wilayah pegunungan pada ketinggian sekitar 2.350 m. diatas permukaan laut. Berada di atas lembah Urubamba di Peru, sekitar 70 km barat laut Cusco. Merupakan simbol Kerajaan Inka yang paling terkenal. Dibangun pada sekitar tahun 1450, tetapi ditinggalkan seratus tahun kemudian, ketika bangsa Spanyol berhasil menaklukan Kerajaan Inka.


6. Petra
Adalah sebuah situs arkeologikal di Yordania, terletak di dataran rendah di antara gunung-gunung yang membentuk sayap timur Wadi Araba, lembah besar yang berawal dari Laut Mati sampai Teluk Aqaba. Petra adalah kota yang didirikan dengan memahat dinding-dinding batu di Yordania. Simbol teknik dan perlindungan. Kota ini didirikan dengan mengali dan mengukir cadas setinggi 40 meter. Petra merupakan ibukota kerajaan Nabatean. Didirikan pada 9SM-40M oleh Raja Aretas IV sebagai kita yang sulit untuk ditembus musuh dan aman dari bencana alam seperti badai pasir. Nabatean membangun Petra dengan sisitem pengairan yang luar biasa rumit. Terdapat terowongan air dan bilik air yang menyalurkan air bersih ke kota, sehingga mencegah banjirmedadak. Mereka juga memiliki teknologi hidrolik untuk mengangkat air.


7. Taj Mahal
Adalah sebuah monumen yang terletak di Agra, India. Dibangun atas keinginan Kaisar Mughal Shah Jahan, anak Jahangir, sebagai sebuah musoleum untuk istri Persianya, Arjumand Banu Begum, juga dikenal sebagai Mumtaz-ul-Zamani atau Mumtaz Mahal. Pembangunan menghabiskan waktu 23 tahun (1630-1653) dan merupakan sebuah adi karya dari arsitektur Mughal. Shah Jahan memerintahkan Ustad Ahmad membuat bangunan ini. Ustaz Ahmad mengumpulkan 20.000 orang pekerja yang terdiri dari tukang batu, tukang emas, dan pengukir yang termasyhur dari seluruh dunia. Dengan bumbung, kubah dan menara yang buat dari marmer putih, serta seni mozak yang indah. Sebanyak 43 jenis batu permata, termasuknya yaitu berlian, jed, kristal, topaz, dan nilam telah digunakan untuk memper indah Taj Mahal.


8. Giza Pyramid
Adalah piramida tertua dan terbesar dari tiga piramida yang ada di Nekropolis Giza. Dibangun sebagai makam untuk firaun dinasti keempat Mesir, Khufu. Dibangun selama lebih dari 20 tahun dan diperkirakan berlangsung pada sekitar tahun 2560 SM. Tiga piramida yang lebih kecil untuk istri Khufu, dan sebuah piramida “satelit” yang lebih kecil lagi, berupa lintasan yang ditinggikan, dan makam-makam mastaba berukuran kecil di sekeliling piramida para bangsawan.


9. Acropolis of Athens
Acropolis adalah dataran tinggi berbatu setinggi 156 m, dan ada beberapa reruntuhan bangunan kuno yang dulunya adalah kuil yg menjadi pusat sejarah Athena. Mulai dibangun 1.300 tahun SM. Acropolis sebenarnya sebuah kota kecil yang permai, sampai kerajaan Persia menghancurkannya di tahun 480 SM. Setahun kemudian tentara Yunani mengalahkan Persia dan membangun ulang kuil-kuil itu. Antara tahun 467 sampai 404 SM, bangunan tersebut selesai dibangun. Pada tahun 1834 Athena menjadi ibukota Yunani, raja Otto menetapkan Acropolis sebagai bangunan arkeologi yang dilindungi. Tahun 1975 Acropolis direstorasi.


10. Alhambra
Adalah nama sebuah kompleks istana sekaligus benteng yang megah dari kekhalifahan bani ummayyah di Granada, Spanyol bagian selatan (dikenal dengan sebutan Al-Andalus ketika benteng ini didirikan), yang mencakup wilayah perbukitan di batas kota Granada. Istana ini dibangun sebagai tempat tinggal khalifah beserta para pembesarnya

Minggu, 06 Februari 2011

MY LIFE :D

haha :D pertemanan kami berawal dari SMAN 17 bekasi , sejak pertama masu saya hanya kenal denga 2 teman saya ini , namanya LARAS and  MIFTA !!
haha :D
tau ngga ? awalnya tuh saya dengan laras gamau berteman sama mifta , hahah 1 abisnya so cantik ;p PEACE ta :D
eh tautau kita bertiga jadi kaya trio macan dikelas , haha :D
yaaaaaaa .. selama 1 semester inituh kita saling mengenal 1 sama lain , ada yg punya karakter lucu , cantik , manis , imut kaya saya .. haha :D ada juga yg punya karakter pikun kaya si laras , terus ada yg punya karakter MULUT EMBER kaya mifta , haha :D saya sama laras sih uda sepakat untuk ngga berbagi rahasia sama mifta , haha :D kasian dia :p
tapi kita bertiga tetep aja kalo marahan ngga pernah lama ..
haha :D gatau tuh apa sebabnya ,,
diantara kita bertiga tuh yang paling top soal cowo pastinya si MIFTA , ahaha :D
saya sih paling top masalah pelajaran , ahahaha :D
kalo laras , paling top soal narsis :p hehe ! (SETAN KAMERA GITU) gajauh beda juga sih sama saya ..
haha :D

selain bertemen sama mereka ber 2 , the best friend saya adalah anak-anak 10.1 , padahal baru 6 bulan aya kenal dengan mereka , tapi udah seperti keluarga . haha :D inilah salah satu foto-foto gokil kami , hehe










seneng lah bisa sekolah di SMAN 17 , walaupun kadang saya suka kesal karna gurunya jarang masuk kelas atau jam pelajaran , hehe :)
ini salah sau wajah-wajah guru SMAN 17 yg bisa saya masukan di blog saya :



cantik-cantik dan ganteng-ganteng kan pastinya  , hehe :)
yaudah ah . hanya ini saja yg bisa aya ceritakan ;)

Adjie Massaid Meninggal karena Kelelahan dan Stres

Lifestyle + / Minggu, 6 Februari 2011 18:02 WIB
WAFATNYA anggota DPR RI dari Partai Demokrat, Adjie Massaid, mengejutkan. Sebab, ia masih sempat bermain bola bersama rekan-rekannya beberapa jam sebelum ia menghembuskan napas terakhir. Sehingga, kematian suami Angelina Sondakh itu ditengarai akibat serangan jantung.

Jika mengaca pada pola hidup yang gemar berolahraga dan mengonsumsi makanan sehat, rasanya tak mungkin ayah tiga anak itu terkena serangan jantung. Sehingga, penyebab kematian pria yang pernah malang melintang di jagat hiburan Indonesia itu diduga karena kelelahan dan stres.


Menurut sejumlah penelitian, pola hidup seseorang dapat meningkatkan seseorang terkena serangan jantung seperti tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tinggi, merokok, dan kurang aktif berolahraga. Faktor lainnya yakni gangguan diabetes, kegemukan, riwayat keluarga, stres, usia, dan jenis kelamin.

Namun, pengendalian terhadap faktor-faktor risiko tersebut akan membantu seseorang terhindar dari aterosklerosis dan juga serangan jantung. Penelitian menunjukkan bahwa olahraga (seperti aerobik) secara teratur dapat mengurangi risiko terkena serangan jantung, meningkatkan kemungkinan hidup apabila terkena serangan jantung, dan mengurangi risiko kematian mendadak. Namun, apabila kondisi seseorang sedang kelelahan, peningkatan aktivitas fisik yang tinggi akan dengan cepat menaikkan denyut nadi.

Terlebih bila olahraga seperti sepakbola yang memiliki gerakan eksplosif tidak disesuaikan dengan usia, hal ini justru membahayakan jantung. Pada kasus Adjie Massaid yang sudah berusia di atas 40 tahun, bermain sepakbola masih bisa ditoleransi dengan cara menurunkan dosis aktivitas fisiknya untuk menghindarkan meningkatnya detak jantung, tekanan darah sistolik, cardiac output dengan cepat. 

Pada saat berolahraga, peningkatan juga terjadi pada aliran darah ke jantung, otot, dan kulit. Pada kondisi ini, metabolisme tubuh menjadi lebih aktif menghasilkan karbondioksida (CO2) dan ion proton pada otot, yang membuat pernapasan terjadi lebih cepat dan lebih dalam untuk memasok oksigen lebih banyak akibat terjadi peningkatan metabolisme. Tapi ingat, olahraga berat membuat metabolisme tubuh tidak bisa lagi hanya mengandalkan pasokan oksigen, melainkan juga menggunakan proses biokimia.

Nah, proses biokimia ini menghasilkan asam laktat yang kemudian memasuki aliran darah. Penumpukan asam laktat ini akan membuat tubuh merasa lelah saat berolahraga. Tak cuma itu, kadar oksigen juga menurun akibat penumpukan karbondioksida dalam darah. Jika oksigen turun maka sel-sel tubuh akan mati. Ketika banyak sel yang mati, miliaran darah juga akan mati, dan ini akan menurunkan pH tubuh dari kisaran normal 7 menjadi di bawah 6,5. Kondisi ini yang menyebabkan kerap terjadi kram otot dan kram jantung, sehingga memicu serangan jantung setelah berolahraga.

Lantas, olahraga apa yang sesuai dengan orang yang berusia di atas 40 tahun? Sebenarnya tidak ada batasan umur atau jenis kelamin untuk berolahraga. Tapi memang harus disesuaikan dosisnya, artinya intensitasnya jangan terlalu tinggi. Jika kita menginginkan tubuh yang sehat sekaligus proposional, maka pilihlah jenis olahraga berdasarkan tingkat kegemukan.

Bagi mereka yang masuk kategori gemuk (lingkar pinggang pria: 89 cm, wanita: 81 cm), disarankan melakukan latihan aerobik. Sedangkan bagi mereka yang masuk kategori sedang, disarankan untuk melakukan latihan beban dan aerobik yang seimbang.

Dan bagi mereka yang telah memiliki tubuh atletis, maka bisa melakukan lebih banyak latihan beban dibanding aerobik. Adapun yang termasuk dalam kategori aerobik meliputi berjalan kaki, jogging, renang, bersepeda, dan juga beberapa jenis permainan seperti tenis meja, bulutangkis, sepakbola dan futsal.(go4/***)

Andai Aku Jadi Gayus Tambunan (video klip musik)

puisi untuk guru

Engkau bagaikan cahaya
Yang menerangi jiwa
Dari segala gelap dunia

Engkau adalah setetes embun
Yang menyejukan hati
Hati yang ditikam kebodohan
Sungguh mulia tugasmu Guru
Tugas yang sangat besar
Guru engkau adalah pahlawanku
Yang tidak mengharapkan balasan
Segala yang engkau lakukan
Engkau lakukan dengan ikhlas

Guru jasamu takkan kulupa
Guru ingin ingin kuucapkan
Terimakasih atas semua jasamu

Gunung Merapi Meletus.flv


Cerpen remaja

Hujan pagi itu masi mengguyur Balik Papan.Membuat manusia enggan beraktifitas pagi itu.Jalanan yang tadinya di hiasi dengan padatnya mobil-mobil yang berkeliaran,kini hanya di genangi oleh air yang semakin lama semakin meninggi.Rara dari tadi hanya duduk di dekat jendela sambil mengawasi air yang mengalir deras di dalam got.Tak di duga kalau pagi ini hujan akan sederas ini.Padahal jam 10.00 nanti dia harus sudah berada di kampus untuk kuliah dengan Pak Zendra SH.Dosen yang paling di takuti oleh seluruh teman-temannya.Sebenarnya mereka bukan takut,tapi mereka benci dengan Pak Zen.Karena system kuliah Dosen yang satu ini adalah mengejar target.Tidak peduli,yang di ajar mengerti atau tidak.Rara akhirnya beranjak dari tempat duduknya saat di lihatnya jarum jam sudah menunjukkan pukul 08.30.Ia haru segera mandi.Karena pasti sebentar lagi,Mama akan menyemburnya dengan omelan kalau dia tidak kuliah.             Rara melangkahkan kakinya untuk memasuki ruangan yang menjadi istananya juga teman-temannya saat kuliah.Namun yang membuatnya dongkol,dosen yang paling di benci ini sudah duduk duluan dimuka kelas sambil menunggu mahasiswa yang belum datang.Dan sialnya Rara yang datang lebih awal.Jadi mau tidak mau dialah yang menerima mata kuliah lebih dahulu dengan Pak Zendra SH.”TNI AD(Terima Nasib Ini Apa Adanya).”Katanya dalam hati.            “Kalian kemana sih?Kok nggak ada masuk?”Gerutu Rara saat melihat sovi juga teman-temannya tidak muncul di kelas.            “Bangun kesiangan bhebs…..Jadi aku nggak masuk kuliah dengan Pak Zen.”Sovi menjawab sambil menghirup kuah sotonya.            “Tapikan kalian bisa ngasih tau aku kan kalau kalian nggak masuk….Masa di kelas Cuma aku sama Pranata sih….kan nggak lucu…..”            “Hahaha…….Jadiii……kalian mau jadi anak yang berbakti sama Negara ya….rajin banget kekampus…..Tapi nggak pa-pa lah…ntr kalau kalian sukses aku nebeng aja….”            Sovi meneruskan makannya tanpa mempedulikan Rara yang masih geram dengan nya.Kalau saja dia bukan teman dekatnya.Pasti jitakan sudah mendarat di kepalanya yang manyun itu.Akhirnya Rra pun tergiur untuk memesan soto panas.Tadi dia belum sempat sarapan di rumah.Lagi pula hujan-hujan Mama malah masak nasi goreng.Kan nggak lucu….Yang ada juga ngantuk aja bawaannya.Walaupun sebenarnya hujan-hujan begini tarik selimut peluk guling malah lebih enak.******            Hari ini lain dari biasanya.Matahari mulai tersenyum menghiasi bumi.Burung-burung pun mulai menari-nari diatas dahan-dahan yang rindang.Rra tersenyum melihat semua itu.Di bukanya jendela kamarnya agar udara yang pengap berganti dengan udara segar.Hari ini Rra masuk sore.Dan pagi ini sudah di rancangnya sebuah rencana untuk menemui Alvin,kekasihnya untuk sekedar membawakan makan siang.Alvin seorang Intel  di POLRESTA Balik Papan.Kemungkinan Alvin hari ini makan di kantin depan kantornya.Sekali-kali Rara ingin membawakan makanan buatannya sendiri untuk Kekasihnya.             “Emang kamu mau bawain apa sih,Ra,buat Alvin?”Mama mengoreksi semua lunch box yang di isi oleh makanan .            “Ikan pindang,Ma…Kesukaan Alvin.Dia kan belum pernah makan siang dengan masakan Rara.Nggak pa-pa kan sekali-kali Rra bawain dia makanan?”Rara menjawab sambil memakai sepatu.            “Ya udah.Kamu hati-hati.Jangan lupa STNK motor di bawa.Jangan mentang-mentang Alvin Polisi,kamu seenaknya aja.”            “Ya enggak lah,Ma……Ya udah Rara pergi dulu,ya……”Rara mencuim tangan Mamanya.            “Hati-hati,ya…..”            Rara melangkahkan kakinya menuju POLRESTA untuk menemui Alvin.langkahnya begitu semangat.Seolah tahu kalau sesorang sedang menunggunya di sana.Dan saat Rara tiba di tempat itu,Alvin lebih dulu menghampiri Rara.Dengan tersenyum Alvin menyambut kedatangan Rara.Di kecupnya dahi Rara saat sampai di depannya.            “Apa kabar, Bu?”Alvin memanggil Rara dengan panggilan sayangnya.            “Baik.Bebe apa kabar?”Bebe panggilan sayang dari Rara untuk Alvin.            “Sepertih yang Bubu lihat sekarang.”Mata Alvin tertuju pada bungkusan yang di bawa oleh Rara.”Bawa makan siang buat Bebe?”            “Iya,nih....Bubu bawain Ikan pindang kesukaan Bebe.Belum makan kan?”            “Ya belum lah....Kan Bebe udah pesan makan siangnya sama Bubu....Gimana sih......”            Rara tersenyum mendengar perkataan Alvin.”Bisa aja,Bebe....Tapi.....Bubu nggak bisa nemenin Bebe makan siang di sini.”            “Kenapa?”Ada perasaan kecewa di hati Alvin.            “Bubu harus ke kampus.Katanya di suruh jadi anak pinter.....Nggak pa-pa ya...Bubu nggak temenin Bebe makan siang....”            “Hmmmmmmm..........Iya deh......Tapi.....ntar sore boleh kan,makan malem bareng di rumah Bubu????”            “Boleh...Tadi Mama emang pesan kok...Hampir aja Bubu lupa....”            “Yeeee gimana sih....umur baru 20 udah pelupa....Yaudah,brangkat deh....ntar telat lagi...”            “Ya deh...Bubu pergi dulu ya....Da Bebe...”‘           “Da Bubu....”            Rara melangkah meninggalkan kantor Alvin.Di lambai kan tangannya sebagai tanda kalau  Rara masih ingin di situ.Hubungan Alvin yang di jalani dengan Rara sudah berumur 1 tahun.Rara pun makin yakin kalau Alvin lah yang mampu membimbing Rara dalam segala hal.Rara pun bertekad ingin segera menyelesaikan studinya yang tinggal dua tahun lagi di jurusan Komputer.Dan tampaknya Mama dan Papa pun setuju dengan pilihan Rara.Hanya yang Rara belum tahu,apakah orang tua Alvin juga setuju?Yang pasti Rara ingin mereka juga setuju.            Awalnya memang lucu.Alvin selama ini selalu ilfell dengan Rara yang bertingkah sepertih lelaki.Gayanya yang selalu berkesan dancer R&B membuat Alvin senang meledeknya pejantan.Tapi memeang itu kegiatan Rara.Dan itulah yang membuat Rara jadi sangat benci pada Alvin.Rara memang hobby dengan Dancer.Dan kebanyakan laki-laki suka dengan gadis yang feminim.Bukan berkesan tomboy sepertih Rara.Tapi toh akhirnya Alvin malah jatuh cinta pada Rara.Mungkin karena sering memperhatikan Rara yang selalu berkesan menantang laki-laki denagn gaya tomboynya.*****            Hari ini tak sepertih biasanya.Panas terik memanggang seluruh manusia yang ada dibumi ini.Membuat Rara enggan untuk melangkah kemana-mana.Tapi ia harus segera berangkat,karena anak-anak didiknya pasti menunggu di sanggar dancer.Sebagai guru les Dancer Rara tak biasanya terlambat.Ia tak mau anak didiknya Ilfeel padanya.Alvin sepertihnya tidak mau di ganggu dengan istirahat siangnya.Entah mengapa beberapa hari belakangan ini Alvin sulit di hubungi,selalu bilang sibuk saat di tanya.Dan siang itu akhirnya Rara pun pergi sendirian untuk menuju sanggar dancer.Walaupun sebenarnya ia sangat jengkel dengan sifat Alvin belakangan ini.Panas trerik di siang hari semakin memacu kejengkelan Rara terhadap Alvin.Tapi,mungkin juga Alvin kecape an dengan pekerjaannya.Jadi Rara harus bisa memaklumi keadaan itu.            “Kok sendirian?”Tanya Sovi saat melihat Rara datang sendirian.            “Alvin nggak bisa nganterin.Dia sibuk mungkin.”Jawab Rara menahan kesal manakala di ingatkan dengan Alvin yang mulai jarang mengangkat telvonnya belakangan ini.            “Kenapa..... kalian berantem?”            “Jelas dong,kalau kayak gitu caranya.Siapa yang mau di cuekin coba?Kamu juga pasti nggak mau,kan?”            “Sabar,Ra...Dia kan juga butuh istirahat.Kamu jangan mau menag sendiri,dong....”            “Ya,udah....Kok kamu jagi marah sama aku sih,Sov.....”Rara mulai kesal dan langsung mengambil alih untuk memimpin anak-anak.            Sovi hanya mengangkat bahu melihat sifat temannya.Yang psti ia merasa ada yang tidak beresdi balik hubungan Rara temannya dengan Alvin,Intel di POLRESTA itu.Tapi Sovi tidak mau mengatakkan hal itu pada Rara saat ini,Karena sebagai teman Sovi Tidak mau Rara salah paham dengan semua ini.Tapi Sovi juga harus mencari tahu tentang Alvin,juga kebiasaannya saat di kantor.Salah satu caranya dengan mengorek semuannya lewat tukang kebun yang tinggal di tempat itu.              Ternyata benar yang di katakan Rara.Alvin sangat berubah.Dia tak sepertih Alvin yang dulu.Dia cenderung sendiri dan tidak mau di ganggu.Bertemu Sovi pun tak mau menyapa.Seolah tidak pernah kenal.Tapi sedikit pun,Rara tidak pernah menaruh rasa curiga atau prasangka buruk terhadap Alvin.Itun kah yang namanya Cinta Dan Kepercayaan?????            Semakin tak tahan melihat sikap dingin antara Alvin dan Rara,kaki Sovi pun tergerak untuk menghampiri Tukang kebun yang tinggal tak jauh dari kantor itu.            “Bapak pasti tau kan tentang mereka yang ada di sini?”Tanya Sovi sambil menyodorkan sebungkus rokok ke pada tukang kebun itu.            “Ya…kurang lebih begitu lah Non…..Emangnya Non mau Tanya tetang siapa sih?”Pak Dayat duduk di atas tikar yang terbuat dari pandan di pondoknya.            “Saya mau Tanya tentang Alvin ,Pak.Apa Bapak tau bagaimana dia saat di sini?                “Non pacarnya Pak Alvin?”            “Bukan.Saya punya teman.Dan teman saya itu pacarnya.”            “Setahu Bapak,Non….Kemarin Bapak Kapolresta,Pak Hadi Mau memindah tugaskan Pak Alvin ke Bandung Non…..Kenapa juga Bapak nggak tahu persis.Yang jelas kemarin Bapak sempat mendengar ancaman kalau Pak Alvin tidak mau,Pak Hadi akan menonaktifkan jabatannya sebagai Polisi.”            “Pasti ada yang nggak beres,Pak….”            “Wah…kalau masalah yang itu Bapak nggak tahu Non….Wong Bapak Cuma tukang kebun.Memangnya sudah berapa lama teman Non pacaran dengan Pak Alvin?”            “Sudah Satu tahun,Pak…..Mmmmm,Kalau begitu terimakasih,ya Pak….Saya permisi dulu.”            “Iya,Non….Sama-sama.”*****            Setelah mendengar cerita dari Sovi tentang Alvin kekasihnya,siang itu Rara memaksa Alvin untuk bertemu di caffe tempat biasa mereka bertemu.Sebenarnya Alvin enggan unutuk bertemu dengan Rara,di karenakan Pak Hadi yang memberinya tugas untuk menemaninya menghadiri pesta pernikahan sahabatnya yang menjadi Kapolsek di Bandung jam tiga nanti.Namun sepertihnya Rara tidak menghirau kan alasan itu,Ia tetap ingin bertemu,dan mengancam akan datang ke kantor dan membawanya pergi.Dan anehnya Alvin takut dengan ancaman Rara.Ini di luar sifat Alvin.            “Kenapa sih,maksa banget?”Katanya saat sampai.            “Bebe tu makin aneh tau,nggak?Kenapa belakangan ini Bebe jarang mau angkat tellphone dari Bubu?Dan kenapa Bebe nggak bilang kalau mau di pindah tugas?”            Alvin tersentak mendengar perkataan yang terakhir dari bibir Rara.            “Dari mana Bubu tau kalau Bebe mau di pindah tugas?”            “Jangan Bebe pikir selama ini Bubu nggak tau ada apa di balik ke diaman Bebe.Bubu nggak nyangka kalu Bebe selama ini bermasalah dengan jabatan Bebe.”            “Mulai sekarang…..Jangan panggil aku dengan panggilan sayang itu lagi.Aku nggak pantes dapetin panggilan sayang itu juga cinta kamu,Ra.”Alvin berdiri menghadap pantai yang tak jauh dari caffe itu.”Cinta kamu terlalu tulus buat aku,Ra.Sedangkan aku nggak bisa membalas ketulusan cinta kamu.”            “Maksud kamu????Kamu mau ninggalin aku,Vin????”            “Aku akan ceritakan yang sebenarnya,dan mungkin ini terlalu sakit untuk di dengar.Tapi aku harus menceritakkannya,Ra.Dan sumpah demi Tuhan,ini bukan kemauanku.Ini kemauan orangtuaku,juga demi masa depanku.”            “Orangtua kamu,masa depan kamu.....Aku nggak ngerti,Vin.”            “Sebelum aku cerita,aku harap kamu sudah siap untuk mendengarnya.”            “Aku udah siap!”Jawab Rara seakan sudah tau apa yang akan di katakan.            nya.“Aku akan di pindah tugaskan karena aku akan di nikahkan dengan putri tunggal Kapolres Ku.Pak Hadi.”            Rara tebelalak mendenganr semua itu.Ia merasa ada petir di tengah terik matahari siang.Air matanya yang telah siap mengalir,di bendungnya rapat-rapat di sela-sela bola matanya.”Lalu apa hubungannya dengan kedua orang tua Mu?”Tanya Rara setelah sedikit tenang.            “Mereka sudah berteman lama.Dan aku ternyata sudah di jodohkan dari dulu dengan Dona.Putri tunggal Pak Hadi.”            “Dan kamu menerimanya?Lalu kenapa nggak dari dulu kamu mengatakan hal itu kepadaku,Vin?”Kini Rara bukan lagi memanggil nya dengan panggilan sayang itu.            “Aku baru tahu sekarang.Dan aku juga nggak amu kehilangan masa depanku yang selama ini dengan susah payah Ku cari,Ra.Aku juga nggak mau durhaka terhadap orang tua Ku.Bagi Ku,siapa pun yang jadi pendamping hidup Ku,adalah pemberian dari Tuhan.Aku hanya berusaha untuk mendapatkannya.Dan aku harap,kamu pun berfikiran sepertih itu.Maafin aku,Ra.Aku harus lakukan ini dan tinggalin kamu.Tapi asal kamu tahu,dari awal aku mengenal kamu,aku bisa merasakan betapa berharganya hidup di dunia ini.Aku masih cinta sama kamu.”            Rara hanya terdiam terpaku mendengar perkataan itu.Ia masih tegak berdiri di depan Alvin yang sudah siap meninggalkannya.Air mata yang ada menggenang di bola matanya kini telah tumpah mengalir jatuh membasahi pipinya.Sebenarnya air mata itu tak ingin di jatuhkannya,tapi Rara tak sanggup lagi membendung air mata itu.Ketegarannya telah di runtuhkan oleh Alvin saat mendengar Alvin akan di nikahkan dengan Putri atasannya.Rara bisa menghargai itu.Ia juga tahu betapa Alvin menjadi kebanggan keluarga jika ia bisa menuruti keinginan keluarganya.Tapi hati Rara belum rela untuk itu.            “Apa pun yang kamu tempuh,aku yakin sudah takdir yang di gariskan Tuhan.”Kata Rara sambil menghapus air matanya.Kini ia berdiri di dekat Alvin dan berhadapan.Ia mencoba untuk tegar.”Aku terima semua ini.Karena aku tahu,kalau kamu adalah kebanggan keluarga kamu.Aku akan lebih di sayang,kalau kamu mau menuruti kemauan mereka.Termasuk menikah dengan Dona.Putri Pak Hadi.Mungkin belum waktunya aku mendapatkan cinta yang bisa menerima aku apa adanya.Dan kalau kamu ingin tahu,hati ini sudah terlalu tegar untuk kamu tinggal dalam waktu yang begitu cepat.Kamu memang nggak menyakiti aku dengan cara selingkuh.Tapi aku,menganggap ini kutukan karena aku telah salah mencintai seseorang.”            Rara langsung meninggalkan Alvin yang masih berdiri di hadapannya.Matahari senja menjadi saksi bahwa Alvin bukan milik Rara lagi untuk selamanya.Ia melangkah sambil menahan air mata yang siap tumpah.Entah apa yang ada dalam benak Rara saat ini orang lain tak bisa menebak.Ia ingin menangis,tapi ia juga harus tetap tersenyum saat bertemu orang lain.Seolah tak terjadi apa-apa terhadap Rara. *****            “Jadi ini yang membuat dia lebih cenderung pendiam sekarang ini.”Gumam Rara menyadari sifat Alvin Yang lebih berbeda dari sebelumnya.Nafasnya terasa sesak.Rasa-rasanya ia tak sanggup lagi hidup dalam kesakitan sepertih ini.            “Rara....Sovi datang.”Suara Mama membuyarkan lamunannya.Buru-buru di hapusnya air mata yang berlinang di pipinya.            “Suruh masuk aja,Ma.....”Rara tetap tidak mau membuka pintu kamarnya.            “Maafin aku,Ra.....’Kata Sovi yang menyadari keadaan temannya.”Aku harus cerita semuanya tentang Alvin ke kamu.Aku nggak mau kamu terus-terusan nggak tahu apa yang terjadi sama dia.”“Nggak pa-pa,Sov.....Aku justru makasih banget sama kamu.Aku mungkin nggak kan tahu sama sekali kalau kamu nggak berusaha buat cari tahu tentang Alvin.”                “Sabar,ya.....Aku tahu perasaan kamu.....Kapan Alvin pergi ke Bandung?”                “Dua minggu lagi.Dia mau aku juga mengantarkan ke pergiannya untukak sang yang terakhir kalinya.Aku nggak sanggup,Sov....Tapi aku masih ingin melihatnya.......”Rara menangis sambil memeluk Sovi.                “Ra.....Kamu perempuan tegar.....Kamu nggak bisa nangis Cuma gara-gara Alvin.”                “Mama juga bilang begitu.....Tapi kenyataanya......Aku rapuh,Sov.....Aku nggak mau munafik....Aku masih cinta sama dia.....”                Sovi semakin sedih mendengar penuturan sahabatnya.Selama ini yang Sovi tahu,Rara tidak mau ambil pusing kalau urusan bercinta.Tapi kali ini,sungguh lain dari kenyataan sebelumnya.dulu Sovilah yang selalu menangis saat di tinggalkan Doni  kekasihnya.Namun itu bukan karena Doni akan di nikahkan dengan gadis lain.Tapi karena Sovi yang selalu selingkuh.****                Sore itu,matahari sedang indah-indahnya bersinar untuk kembali ke peraduan.Air pantai yang biru menjadi lebih indah saat matahari menerpanya.Cahaya perak itu memancar kemana-mana.Sungguh hari yang indah.Hanya sayang.Keindahan itu harus mengantarkan Kepergian Alvin menuju Bandung.Dan menetap di sana,dan meninggalkan Rara untuk selamanya.Rara masih menangis sambil duduk di tepian Pantai yang tak jauh dari Bandara.Ia tak sanggup untuk melepaskan Alvin yang sudah membawa separuh cintanya.                “Aku mau hari ini kamu jangan menangis,Ra.Tetaplah tersenyum Untuk,Ku.”Suara Alvin menghentikan tangis Rara.Rara pun menoleh ke arah Alvin yang menghampirinya.Ingin rasanya ia menghambur untuk memeluknya.Tapi niat itu di urungkan saat di ingatnya Alvin bukan miliknya lagi.Ia hanya berdiri saat Alvin menghampirinya.                “Kenapa kamu masih di sini?Jam berapa pesawat kamu berangkat?”Rara masih mencoba untuk berpaling.                “Jam 5 nanti.Dan untuk hari ini aku mohon,Ra....Buang ke angkuhan kamu.Aku tahu,Ra..kamu masih sayang sama aku.Jangan bohongi hati kamu,Ra....”                “Aku memang masih sayang sama kamu,Vin....Tapi bukan berarti dengan seenaknya kamu bisa meminta Aku untuk mengatakan itu,sementara kamu bukan milik Ku lagi.....Kamu lakukan ini untuk masa depan kamu,Orangtua kamu.Tapi kamu masih meminta aku untuk tetap mencintai kamu yang jelas-jelas akan meninggalkan aku.Di mana perasaan kamu,Vin?Di mana?!!!”                Kali ini Rara benar-benar menumpahkan semua yang mengganjal di hatinya.Ia ingin Alvin tahu betapa sakitnya hati Rara saat mendengar berita yang tak pernah di duga itu.Rara tidak punya pilihan lain lagi.Karena Alvin Sendiri memilih untuk mengikuti kata hati orang tua juga Nuraninya.                “Tapi untuk kali ini,Ra.....Izin kan aku memeluk kamu,mencium dahi kamu,dan mengucapkan kalimat sayang Ku sama kamu.Untuk yang terakhir kalinya.Dan menyakinkan kamu,kalau akan ada yang lebih baik dari aku yang akan mencintai kamu.”                Alvin merengkuh Rara ke dalam pelukkannya.Rara pun tak mampu berkata-kata lagi.Dalam hatinya masih menginginkan Alvin untuk tetp bersamanya.Hanya keadaan itu tak mungkin akan terjadi.                “Aku sayang sama kamu,Ra.Aku masih cinta sama kamu.”Kali ini tangis Rara makin menjadi.Saat Alvin mendaratkan kecupan di dahinya.Dulu Alvin sering memperlakukan Rara sepertih itu.Dan kini,itu menjadi yang terakhir kalinya Alvin mencium dahinya.”Aku pergi.”Alvin perlahan-lahan melepas pelukkannya.Dan beranjak menuju  pesawatnya.                Matahari yang siap kembali keperaduannya mengantarkkan langkah Alvin yang akan berangkat menuju Bandung.Semakin samar dan lama-lama menghilang.Pesawat yang di tumpangi Alvin kini telah meluncur meninggalkan Balik Papan.Rara hanya bisa menangis kembali untuk melepaskan kepergian Alvin dari hidupnya.                “Matahari sore tidak mau melihat tangis seorang  Gadis.Karena hari ini adalah senyumnya untuk Esok Hari.”                Rara menoleh ke arah suara itu.Seorang laki-laki sedang berdiri menghadap Kearah pantai.Tapi sayang.Ia buru-buru pergi sebelum Rara mendekatinya.